Perjalanan menelusuri hampir 200 tahun hiburan, atraksi, dan pengalaman magis di Kopenhagen

Georg Carstensen mendirikan Tivoli pada 1843 dengan izin Raja Christian VIII. Terinspirasi oleh ‘taman kesenangan’ Eropa, taman ini memadukan hiburan, ruang hijau, dan pertunjukan.
Sejak awal, perpaduan keindahan dan hiburan menjadi daya tarik bagi warga lokal dan pelancong.

Dalam dekade‑dekade pertama, taman menambah wahana, teater, dan kebun baru – Tivoli menjadi pusat budaya.
Musisi, seniman, dan perajin membentuk atmosfer hidup yang memperkuat peran sosial taman.

Seiring kemajuan teknologi, hadir roller coaster, komidi putar, dan wahana modern yang menarik para pencari sensasi.
Setiap inovasi tetap menjaga pesona historis Tivoli dan terus memikat pengunjung.

Meski menghadapi pendudukan dan kesulitan, sebagian besar infrastruktur dan atraksi taman tetap terjaga.
Tivoli menjadi simbol kegembiraan dan ketangguhan bagi warga Kopenhagen.

Usai perang, pertunjukan, wahana, dan perawatan taman kembali – Tivoli merebut kembali posisi terdepan.
Atraksi baru diperkenalkan dengan tetap menghormati estetika bersejarah.

Dalam dekade terakhir, wahana seperti Demon dan Star Flyer semakin meningkatkan daya tarik taman.
Teknologi modern selaras secara harmonis dengan arsitektur bersejarah.

Halloween, Natal, dan konser musim panas menarik pengunjung dari seluruh dunia.
Dekorasi, kembang api, dan pertunjukan khusus membuat setiap kunjungan unik.

Tivoli menginspirasi taman hiburan di seluruh dunia – termasuk Disney saat menciptakan Disneyland.
Perpaduan taman, atraksi, dan hiburan tetap menjadi panutan hingga kini.

Taman menyambut jutaan pengunjung setiap tahun dengan keseimbangan antara pesona bersejarah dan hiburan modern.
Atraksi, pertunjukan, kuliner, taman dan acara musiman dalam suasana yang memikat.

Konser, teater, dan hiburan tradisional Denmark memperkaya kehidupan budaya Kopenhagen.
Menjadi titik temu bagi keluarga, wisatawan, dan warga lokal.

Teknologi baru, pertunjukan cahaya, dan pengalaman interaktif menjaga penawaran tetap segar.
Keseimbangan tradisi dan modernitas terjaga lintas generasi.

Operasi ramah lingkungan: pengelolaan limbah, efisiensi energi, dan pengelolaan yang bertanggung jawab.
Tujuannya menjaga taman bagi generasi mendatang – seraya mempertahankan magisnya.

Panduan digital, aplikasi, dan pemesanan online membuat perencanaan jadi mudah.
Tur virtual dan media sosial menyebarkan magis Tivoli ke seluruh dunia.

Georg Carstensen mendirikan Tivoli pada 1843 dengan izin Raja Christian VIII. Terinspirasi oleh ‘taman kesenangan’ Eropa, taman ini memadukan hiburan, ruang hijau, dan pertunjukan.
Sejak awal, perpaduan keindahan dan hiburan menjadi daya tarik bagi warga lokal dan pelancong.

Dalam dekade‑dekade pertama, taman menambah wahana, teater, dan kebun baru – Tivoli menjadi pusat budaya.
Musisi, seniman, dan perajin membentuk atmosfer hidup yang memperkuat peran sosial taman.

Seiring kemajuan teknologi, hadir roller coaster, komidi putar, dan wahana modern yang menarik para pencari sensasi.
Setiap inovasi tetap menjaga pesona historis Tivoli dan terus memikat pengunjung.

Meski menghadapi pendudukan dan kesulitan, sebagian besar infrastruktur dan atraksi taman tetap terjaga.
Tivoli menjadi simbol kegembiraan dan ketangguhan bagi warga Kopenhagen.

Usai perang, pertunjukan, wahana, dan perawatan taman kembali – Tivoli merebut kembali posisi terdepan.
Atraksi baru diperkenalkan dengan tetap menghormati estetika bersejarah.

Dalam dekade terakhir, wahana seperti Demon dan Star Flyer semakin meningkatkan daya tarik taman.
Teknologi modern selaras secara harmonis dengan arsitektur bersejarah.

Halloween, Natal, dan konser musim panas menarik pengunjung dari seluruh dunia.
Dekorasi, kembang api, dan pertunjukan khusus membuat setiap kunjungan unik.

Tivoli menginspirasi taman hiburan di seluruh dunia – termasuk Disney saat menciptakan Disneyland.
Perpaduan taman, atraksi, dan hiburan tetap menjadi panutan hingga kini.

Taman menyambut jutaan pengunjung setiap tahun dengan keseimbangan antara pesona bersejarah dan hiburan modern.
Atraksi, pertunjukan, kuliner, taman dan acara musiman dalam suasana yang memikat.

Konser, teater, dan hiburan tradisional Denmark memperkaya kehidupan budaya Kopenhagen.
Menjadi titik temu bagi keluarga, wisatawan, dan warga lokal.

Teknologi baru, pertunjukan cahaya, dan pengalaman interaktif menjaga penawaran tetap segar.
Keseimbangan tradisi dan modernitas terjaga lintas generasi.

Operasi ramah lingkungan: pengelolaan limbah, efisiensi energi, dan pengelolaan yang bertanggung jawab.
Tujuannya menjaga taman bagi generasi mendatang – seraya mempertahankan magisnya.

Panduan digital, aplikasi, dan pemesanan online membuat perencanaan jadi mudah.
Tur virtual dan media sosial menyebarkan magis Tivoli ke seluruh dunia.